Keistimewaan dan Khasiat Batu Akik Panca Warna

Batu akik yang satu ini berasal asli dari Pulau Jawa. Karena itu pula namanya begitu khas menunjukkan unsur kejawaan. Batu akik panca warna atau dalam bahasa Jawa, panco warno mengandung makna sebagai batu yang memiliki lima warna. Pada kenyataannya, batu akik ini memang memiliki corak warna yang beragam sehingga menghasilkan karakter atau lukisan yang begitu indah dan unik.

batu akik panca warna

Kisah Penemuannya

Batu akik jenis pancawarna ini ditemukan pertama kali oleh seorang pria yang sudah cukup lanjut usia bernama Abah Edong. Pria ini memulai pencarian batu akik sekitar tahun 1994 di kampungnya yakni Kampung Cikarawang, Kecamatan Caringin, tepatnya di Garut, Jawa Barat. Pada waktu itu, para pencari batu akik lebih senang berburu batu akik yang berwarna hijau karena sedang populer dan penampilannya pun sangat indah.

Saat menemukan batu dengan corak warna yang beragam, Abah Edong justru ditertawakan. Para penggali beranggapan bahwa batu tersebut tidak berharga. Banyak para penggali batu yang memilih untuk membuang jenis batu tersebut jika menemukannya. Namun Abah Edong berpikir sebaliknya. Ia justru menyimpan batu itu dan berharap akan ada pembeli yang menginginkannya.

Harapan Abah Edong pun menjadi kenyataan. Seorang mantan lurah di daerahnya membeli batu tersebut dengan harga yang cukup murah, 4 juta rupiah untuk batu seberat satu kuintal. Semenjak itulah, semakin banyak orang yang berdatangan untuk membeli batu dengan corak warna tersebut.

Sekarang ini batu akik panca warna atau disebut juga batu Garut Edong menjadi sangat populer. Harganya pun meroket dibandingkan jenis batu akik lainnya. Harga jenis batu akik ini berkisar antara 1 juta rupiah hingga 25 juta rupiah. Bahkan batu akik jenis pancawarna dengan motif lukisan di bagian dalamnya dipasarkan dengan harga hingga 1 miliar.

Keistimewaan Batu Akik Jenis Pancawarna

Batu akik jenis pancawarna ini memang memiliki keistimewaan dalam hal warnanya. Batu akik ini mempunyai lima warna yakni warna hijau, merah cabai, hitam, putih tulang dan kuning. Sedangkan karakteristik jenis batu akik ini berbeda antara bongkahan batu yang satu dengan batu lainnya. Inilah yang membuat batu akik jenis pancawarna menjadi semakin istimewa.

Selain keindahan corak warnanya yang unik, batu akik jenis pancawarna ini juga memberikan khasiat tertentu bagi penggunanya. Mereka yang menggunakan batu akik ini diyakini bisa memunculkan rasa sayang dan cinta dari orang-orang yang berada di sekelilingnya. Batu akik ini juga memunculkan rasa percaya dari lawan bicara. Selain itu, batu akik ini dapat pula meningkatkan wibawa dan kharisma penggunanya.

Seperti halnya batu akik lainnya, ada beberapa jenis batu pancawarna yang digunakan sebagai batu akik. Dua diantaranya adalah batu akik jenis pancawarna edong dan batu akik jenis pancawarna klawing. Batu akik jenis pancawarna edong memiliki warna biru, putih, hijau,hitam dan merah. Sementara batu akik jenis pancawarna klawing lebih didominasi warna hijau dan lebih banyak berasal dari wilayah Purbalingga, Jawa Tengah.

Baru-baru ini, batu akik jenis pancawarna klawing yang disebut klawing pancawarna telur kodok ditawarkan dengan harga 1 miliar. Batu yang belum diolah ini mencapai berat sekitar 200 Kg dan diperoleh dari Sungai Klawing, di Purbolinggo, Jawa Tengah. Tampaknya batu akik panca warna dari berbagai jenis terus akan meningkat popularitasnya, semakin banyak dicari dan harganya pun semakin melambung tinggi. Nah, apakah Anda tertarik untuk memilikinya?

Simak juga artikel menarik yang satu ini : 6 jenis batu akik kecubung dan khasiatnya.

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Related to Keistimewaan dan Khasiat Batu Akik Panca Warna