Ciri-Ciri Wanita Mandul dan Pemeriksaan Untuk Memastikannya – Setiap wanita tentu ingin memiliki kesuburan yang baik dan memperoleh keturunan bila sudah menikah. Sayangnya, tidak semua wanita beruntung mendapatkan anugerah kesuburan dan keturunan. Cukup banyak kaum wanita yang mandul dan sulit mendapatkan keturunan. Ciri-ciri wanita mandul tidak bisa terlihat dari penampilan fisiknya saja. Untuk mengetahui mandul atau tidaknya seorang wanita dibutuhkan pemeriksaan-pemeriksaan yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Gangguan pada sistem reproduksi bisa berasal dari rahim, indung telur, rongga perut hingga otak.

Pemeriksaan kesuburan pada wanita sebaiknya dilakukan jika seorang wanita sudah menikah selama 8 bulan hingga 12 bulan dan telah melakukan hubungan intim secara aktif namun tidak menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Konsultasi dan pemeriksaan bisa dilakukan dengan menghubungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau Sp.OG (Spesialis Obstetri & Ginekologi). Berkaitan dengan pemeriksaan kesuburan wanita ini, ada beberapa pemeriksaan yang perlu dilakukan.
- Pemeriksaan dengan USG (Ultrasonografi)
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui jika terdapat kelainan pada alat reproduksi. Dengan pemeriksaan USG ini dapat diketahui jika terdapat kista pada rahim atau gangguan sejenis lainnya. Umumnya, pemeriksaan USG menjadi pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi kesuburan wanita.
- Pemeriksaan darah
Sebagian wanita mengalami siklus haid yang teratur, sementara sebagian wanita lainnya memiliki siklus haid yang tidak teratur. Pada seorang wanita yang mempunyai siklus haid tidak teratur dibutuhkan pemeriksaan darah. Pemeriksaan darah ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh hormon-hormon kesuburan terhadap wanita. Hormon kesuburan ini meliputi estradiol, LH (Lutenizing Hormone ) dan FSH (Follicle Stimulating Hormone).
Pemeriksaan darah ini juga dilakukan untuk mengetahui adanya sindrom antifosfolipid pada seorang wanita. Sindrom ini menjadi penyebab munculnya penggumpalan darah. Darah yang menggumpal akan menghambat pasokan oksigen ke janin di dalam rahim. Keadaan ini bisa menimbulkan komplikasi saat kehamilan seperti kematian bayi atau keguguran.
- Pemeriksaan anatomi
Pemeriksaan berikutnya untuk memastikan ciri-ciri wanita mandul adalah pemeriksaan anatomi. Pemeriksaan anatomi ini dilakukan untuk memastikan oran-organ reproduksi bisa bekerja dengan baik dan mendukung proses kehamilan. Pemeriksaan anatomi ini meliputi pemeriksaan kelenjar tiroid pada rahim, pemeriksaan di area kewanitaan, pemeriksaan di payudara dan beberapa organ lainnya.
- Pemeriksaan HSG (Hystero Salpingo Graphy)
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui jika terdapat sumbatan pada saluran telur atau tuba falopi. Jika penyumbatan terjadi, maka sel telur dan sel sperma tidak bisa bertemu. Pemeriksaan HSG ini dilakukan pada waktu khusus yakni pada hari ke-9 sesudah menstruasi pertama hingga hari ke-12. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan sinar X. Nantinya zat kontras akan dimasukkan ke dalam rongga rahim dan direkam alirannya untuk mengetahui bila ada penyumbatan.
Tak hanya kaum wanita saja yang sebaiknya melakukan pemeriksaan sistem reproduksi ini. Kaum pria pun harus memeriksakan dirinya sebab kehamilan terjadi jika sel sperma berada dalam kondisi yang baik. Pada seorang pria, pemeriksaan yang biasanya dianjurkan adalah pemeriksaan sperma untuk mengetahui jumlah dan kualitas sperma serta hormon-hormon yang berkaitan dengan pembentukan sperma.
Bila serangkaian pemeriksaan pada kaum wanita sudah dilakukan, maka barulah bisa diketahui tingkat kesuburan wanita tersebut. Ciri-ciri wanita mandul hanya bisa diketahui melalui serangkaian pemeriksaan tersebut. Karena itu jangan merasa enggan untuk melakukan pemeriksaan agar dapat segera dilakukan langkah-langkah medis untuk menangani masalah kesuburan yang muncul. Dengan cara inilah kesuburan bisa ditingkatkan dan peluang kehamilan pun menjadi terbuka lebar.
Simak juga artikel menarik yang satu ini : Ladyfem untuk kesuburan kaum wanita.
