Tak semua orang mengetahui gejala seseorang terkena HIV. Padahal pengetahuan seperti ini begitu penting agar penderita bisa segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit. Gejala HIV yang sedari dini sudah diketahui tentunya akan semakin memperkecil resiko penularan ke orang lain dan memberi kesempatan penderita untuk mendapatkan perawatan yang baik.

10 Gejala HIV yang Mudah Diamati
Berikut ini gejala HIV yang dirasakan seseorang yang terkena HIV. Jika seluruh gejala ini muncul atau dirasakan oleh seseorang, maka segera ajak memeriksakan diri untuk memastikannya.
- Berat badan turun
Sebaiknya jangan sepelekan berat badan yang turun secara drastis tanpa sebab yang jelas. Berat badan yang terus menurun ini menandakan sistem kekebalan tubuh yang semakin lemah pula.
- Bagian kuku yang mengalami perubahan
Perhatikanlah bagian kuku, baik kuku kaki maupun kuku tangan. Pada bagian kuku seseorang yang mengidap HIV akan muncul penebalan, kuku yang terbelah, kuku yang tampak melengkung, dan munculnya warna kehitaman atau kecoklatan.
- Terkena herpes
Salah satu penularan HIV adalah melalui hubungan seksual. Terkait dengan organ reproduksi, pada penderita HIV biasanya akan terkena pula dengan penyakit herpes, baik herpes mulut maupun herpes organ kelamin. Jika penderita penyakit herpes belum terinfeksi HIV, maka dengan adanya penyakit herpes ini resiko tertular HIV semakin besar pula.
- Menstruasi tidak Teratur
Pada kaum wanita yang terinfeksi HIV, maka periode menstruasi yang semula teratur akan menjadi kacau. Menstruasi menjadi jarang terjadi dan dalam jumlah yang lebih sedikit.
- Tidak fokus
Tidak hanya kekebalan tubuh yang semakin lemah, pikiran penderita HIV pun ikut terganggu seiring berkembangnya HIV di dalam tubuh. Selain tak fokus, penderita HIV juga menjadi mudah marah dan tersinggung.
- Batuk kering
Jangan sepelekan batuk kering yang tak kunjung sembuh terlebih jika sudah berlangsung kurang lebih satu tahun. Batuk kering ini semakin parah dan sulit disembuhkan.
- Berkeringat
Mengeluarkan keringat di siang hari saat beraktivitas adalah sesuatu hal yang wajar terjadi. Namun pada penderita HIV, keringat justru muncul di malam hari saat tidak melakukan aktivitas apapun termasuk ketika cuaca sejuk. Keringat yang keluar di malam hari ini menjadi awal gejala seseorang terkena HIV.
- Infeksi di tenggorokan
Infeksi di tenggorokan ini disebabkan oleh jamur dari jenis candida. Selain di tenggorokan, infeksi jamur ini juga menyerang mulut sehingga penderita sulit mengunyah dan menelan makanan.
- Munculnya ruam
Ruam-ruam pada kulit akan muncul secara perlahan. Terkadang ruam ini muncul dengan cepat seiring berkembangnya HIV, namun pada sebagian orang ruam ini muncul lebih lambat.
- Demam
Seperti beberapa penyakit lainnya, infeksi HIV juga menyebabkan penderitanya merasakan demam kurang lebih dengan suhu badan 390C. Demam ini biasanya disertai rasa lelah, sakit pada tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getang bening.
Pemeriksaaan HIV
Jika kesepuluh gejala tersebut dirasakan, maka sebaiknya penderita segera memeriksakan diri untuk memastikan infeksi HIV yang terjadi. Pemeriksaa untuk memastikan infeksi HIV ini perlu dilakukan dua tes darah yakni tes darah ELISA. Jika hasil tes darah pertama ini positif, maka akan dilakukan tes kedua untuk memastikannya yakni tes darah Western Blot. Jika hasilnya masih diragukan, maka akan dilakukan tes berikutnya selang beberapa waktu. Tes darah untuk memastikan gejala seseorang terkena HIV ini bisa dilakukan di rumah sakit besar atau laboratorium dengan fasilitas yang lengkap.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai 10 gejala seseorang terkena HIV yang wajid diketahui. Semoga bermanfaat.
Simak juga artikel menarik yang satu ini : Berbagai jenis penyakit kelamin pada pria.
