Pentingnya Edukasi Seks Bagi Penderita Down Syndrome

Pentingnya Edukasi Seks Bagi Penderita Down Syndrome – Penderita down syndrome semestinya mendapatkan perlakuan yang sama dengan orang-orang normal lainnya terutama berkaitan dengan edukasi seks. Sebab penderita down syndrome memiliki hasrat dan gairah seksual sepertinya halnya orang normal. Karena itulah edukasi seks bagi penderita down syndrome sangat penting dilakukan.


edukasi seks bagi penderita down syndrome


Mengenal Down Syndrome


Down syndrome adalah kelainan suatu keadaan yang terjadi pada manusia ketika kromosom 21 mengalami kelainan genetik tepatnya pada berkas q22 gen SLC5A3. Kelainan genetik ini membuat terhambatnya pertumbuhan fisik dan juga mental. Penderita down syndrome bisa diketahui dari ciri-ciri fisiknya seperti tubuh yang tidak tumbuh sempurna atau pendek, bagian kepada memiliki ukuran yang kecil, hidung mendatar seperti hidung orang-orang mongoloid, mulut yang kecil dengan lidah yang menjulur keluar, mata sipit dengan bagian tengah mata yang membentuk lipatan, tangan pendek dengan jarak jari-jari yang melebar.


Kelainan genetik ini sebenarnya bisa dicegah yakni dengan melakukan pemeriksaan kromosom saat ibu sedang mengandung. Pemeriksaan ini penting untuk dilakukan para keluarga yang memiliki riwayat down syndrome. Selain itu, wanita yang hamil di atas usia 40 tahun juga perlu memeriksakan kehamilannya dengan lebih cermat sebab kehamilan pada usia ini memiliki resiko tinggi kelainan genetik down syndrome.


Sementara itu untuk pengobatannya, sampai saat ini belum ditemukan pengobatan untuk penderita down syndrome ini. Karena itu penderita down syndrome harus mendapatkan bimbingan, pendidikan, dan latihan agar bisa hidup mandiri atau paling tidak memahami dirinya. Salah satu pendidikan yang sangat penting untuk disampaikan adalah edukasi seks.


Edukasi Seks untuk Penderita Down Syndrome


Penderita down syndrome mengalami perubahan hormonal dan perubahan fisik yang sesungguhnya tak jauh berbeda dengan orang-orang normal. Penderita down syndrome juga mengalami pubertas dan memiliki hasrat seksual yang sama. Karena itu edukasi seks bagi penderita down syndrome penting untuk dilakukan agar mereka bisa memahami perubahan pada dirinya dan bisa menjaga dirinya dengan lebih baik.


Lantas edukasi seks apa yang perlu diberikan? Edukasi seks yang semestinya diberikan kepada para penderita down syndrome berkaitan dengan kemampuan reproduksi pada manusia, norma-norma budaya, hubungan sosial, tanggung jawab sebagai orang dewasa, dan nilai-nilai pribadi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan berkaitan dengan hasrat dan tindakan seksual.


Untuk menumbuhkan kesadaran seksual yang baik dan bertanggung jawab ini dibutuhkan komunikasi, interaksi dan pemberdayaan pribadi. Penderita down syndrome juga rentan terkan penyakit seksual. Karena itu edukasi seks mengenai penyakit kelamin menular dan penggunaan kondom perlu disampaikan. Di negara-negara maju, wanita penderita down syndrome yang sudah memasuki masa subur bisa menggunakan kontrasepsi.


Pengambilan keputusan untuk menggunakan kontrasepsi ini tentunya melibatkan penderita down syndrome sendiri. Karena itu penderita perlu diberikan edukasi mengenai reproduksi pada wanita, fungsi kontrasepsi dan resiko cacat perkembangan yang bisa terjadi pada anak-anak yang dilahirkan dari penderita down syndrome. Selain itu, penderita down syndrome juga rentan terhadap pelecehan seksual. Karena itu sedari kecil perlu ditanamkan mengenai batas-batas dalam interaksi fisik dan melatih kemampuan diri untuk meminta bantuan.


Nah, dengan memahami resiko-resiko ini, maka edukasi seks bagi penderita down syndrome penting untuk diberikan. Edukasi ini disampaikan di sekolah-sekolah luar biasa tempat penderita down syndrome mendapatkan pendidikan dan juga di dalam keluarga. Peran keluarga sangat dibutuhkan agar penderita down syndrome benar-benar memahami hasrat seksual dan konsekuensi yang akan dihadapinya.


Simak juga artikel menarik yang satu ini : Cara mengendalikan gairah seksual.


Tags: , , , , , , , ,

Related to Pentingnya Edukasi Seks Bagi Penderita Down Syndrome